Kamis, 21 April 2022

I bet I think about you~

Kamu berhenti membaca percakapan kita seperti dulu
Sepertinya kamu sedang berusaha untuk melupakannya
Ya, berjalan terus seperti yang aku katakan
Sedangkan aku, masih terus memandangi profilmu hingga menunggu pesanmu datang kembali
Benar, pesanmu masih menjadi salah satu hal yang ku tunggu

Aku menulis ini bukan untuk kau baca atau orang lain tau kisahku
Tapi, aku tidak tau kepada siapa aku harus menceritakan keluh kesahku
Kau tau sendiri, aku tidak punya siapa-siapa untuk berbagi cerita

Sepertinya usahamu untuk melupakan kita akan berhasil
Seperti yang ku bilang padamu kan, time will heal
Aku yang memberi mu semangat kalau kau akan baik-baik saja
Sedangkan aku sendiri yang tidak tau bagaimana caranya untuk tetap berjalan

Aku berat untuk mengatakan ini
Tapi aku sungguh ingin mengatakannya
Aku merindukan mu, sayangku.

Aku terlalu pengecut untuk ini semua
Aku belum dewasa dalam menentukan sikap
Aku masih ingin bersamamu
Tapi aku sadar bahwa aku sudah teramat jahat

Kau mulai melupakanku
Sedang aku masih terus melihat kenangan kita
Kau mulai berjalan maju
Sedang aku masih sering berhenti dan menoleh kebelakang
Kau mulai menghilang
Sedang aku masih mencari bayangmu

Oh, sungguh aku benci dengan diriku sendiri yang tidak tau apa maunya
Mengatakan bahwa tidak mau bersamamu, tapi juga tidak mau melihatmu bersama yang lain
Manusia macam apa aku ini?

Tentu saja melupakanmu bukanlah hal yang mudah
Berapa banyak waktu yang sudah kita habiskan bersama
Banyaknya kenangan yang masih tersimpan

Ngomong-ngomong soal kenangan, barang-barangmu masih tersimpan rapi
Aku masih sering menggunakannya
Salah satunya karena aku merindukan sosokmu

Aku tidak sanggup membuangnya
Semuanya masih sangat berharga
Aku masih menginginkannya

Terakhir yang ingin ku katakan padamu
Aku senang pernah mengenalmu
Kamu bukan sebuah kesalahan
Sesekali mampirlah kembali
Sekedar berbincang sebagai teman seperti dulu

Aku merindukanmu~


With love,
La
22/04/2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar