Apalah dayaku ini?
Mencoba menyerah terhadap perasaan ini, namun selalu gagal.
Mencoba tak mengingatnya lagi, tapi selalu gagal.
Bahkan untuk berhenti galau sejenak aku tak mampu!
Berkali-kali ku katakan.
Aku lelah,
Aku capek,
Aku menyerah,
Dan aku terlalu lemah untuk ini.
Tapi selalu tak bisa.
Cerita ini seperti sinetron yang tak ada habisnya, walaupun
sang pemain utama sudah mati. Masih saja mengalir, mengalir, dan mengalir.
Membuat cerita baru, cerita yang semakin hari kian memburuk bagiku. Mengapa
selalu aku?
Mengapa selalu aku yang disudutkan?
Mengapa selalu aku yang di permainkan?
Mengapa selalu aku yang mendapat cerita sedih?
Mengapa harus aku yang tidak bisa merasakan kebahagiaan?
Mencoba berfikir positif atas ini semua. Tapi, tetap saja
aku ingin berhenti dari cerita drama yang membosankan ini.
Berhenti? Apa aku ingin mati?
Tidak tidak, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin cerita
drama ini selesai, dan berganti cerita baru dimana bukan aku yang mengalami hal
menyedihkan itu.
Hm, seperti bertukar peran mungkin.
Entahlah, yang jelas setelah 3 hari kedepan aku ingin semua
drama kehidupan ini berakhir. Bukan berarti aku ingin mati, aku hanya ingin
sebuah keadilan dimana suatu saat aku yang menjalankan peran bahagia.
Hei, 3 hari kedepan?
Yaps. Will on three days ago be my sweetseventeen?
3 hari menjelang ulang tahunku yang ke-17. Aku masih merasa
sendiri. Jenuh. Bosan. Dan galau.
Kata orang ulang tahun yang ke 17 itu biasa spesial.
Biasanya.
Mengenai kebenarannya aku tidak tahu menahu, karena aku
belum melewatinya.
I have one wish yang bisa dikatakan aneh. Aku ingin di ulang
tahunku ke-17 itu, jodohku akan memberikan ucapan dan doanya di jam-jam
terakhir menjelang pergantian hari. Entah dia datang, mengirim sms, bbm, atau
apalah yang jelas dia yang memberiku ucapan paling terakhir.
Haha lucu bukan? Tapi ini keinginanku di ulang tahun yang
identik dengan hadiah paling spesial. Sweetseventeen. Aku ngga berharap banyak
mengenai hal ini, karena jika hasilnya beda aku akan merasakan kekecewaan yang
begitu dalam.
Setelah hari bahagia itu berlalu, aku ingin semuanya
berganti. Drama kehidupan ini berganti cerita.
Cerita dimana aku mendapat kebahagiaan yang selama ini aku
inginkan, keseruan yang selama ini aku irikan.
Ya, aku ingin hidup bahagia dengan kedewasaanku. Entah apa
yang akan aku lakukan nanti bersama kebahagiaanku. Dan kesendirianku, aku akan
meninggalkannya bersama 16tahun usiaku yang lalu.
Aku benar-benar ingin berubah. Aku ingin merasakan betapa
indahnya dan bergunanya aku selama hidup. Di kenal banyak orang melalui aksi
positifku, mempunyai pasangan hidup yang selama ini aku impikan, menjadi
seseorang yang selama ini aku cita-citakan. Dan semua yang aku inginkan ketika
aku merasa sendiri, dulu.
Good bye my lonely, meskipun aku tau hanya kau yang setia
menemaniku( kecuali Tuhan yang tak pernah meninggalkan aku)
Monday, April 14th 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar