Selasa, 15 April 2014

Alone

Aku tak tau darimana memulai kalimat ini. Tapi, saat ini juga aku benar-benar menikmati kesendirianku. Aku tau, tak banyak orang yang mengetahui megapa akhir-akhir ini aku lebih suka menyendiri. Jelas. Aku menikmati kesendirianku ini.

Ya. Aku patah hati untuk kesekian kalinya di waktu yang bersamaan. Cinta bertepuk sebelah tangan, karena aku sendiri tidak cukup berani mengungkapkan apa yang aku rasakan.
Perasaan kagum, suka, maupun cinta kepada dia yang selama ini telah berhasil membuatku menjadi seorang Secret Admirer. Seseorang yang hanya bisa melihat dari jauh. Seperti seorang detektif.
Kami sedang berada di dalam dimensi yang sama. Tapi untuk bertegur sapa saja aku tidak berani. Dan dia? Mana mungkin! Dia sana mengacuhkan keberadaanku.
Aku tida begitu penting baginya. Sekedar kenal, dan bisa menjadi teman, itu saja.
Tapi aku mengaguminya lebih dari yang dia tau.
Aku tau ini gila! Sudah lama aku mencoba untuk berlalu dari perasaan ini. Tapi yang ada aku selalu terjatuh, tersesat yang pada akhirnya kembali ke jalan yang salah itu. Ya, menyukainya lagi tanpa dia tau.

Patah hati di dua waktu yang bersamaan. Menyakitkan bukan?

Malam ini, aku merasakan kejenuhan yang begitu dalam. Rasanya saat ini juga hidupku tidak berguna! Saat yang lain sedang bahagia dengan kawan-kawannya, aku seorang diri dan sendiri malah asyik menikmati kesendirianku.

Aku lebih suka cara seperti ini. Curhat? Tidak semuaproblem yang terjadi dapat aku share kepada orang lain, termasuk sahabat bahkan keluaraku sendiri.
Kadang mereka tidak mau tau dengan apa yang aku rasakan. Untuk apa tau kalai memang tidak mau mengerti?



Minggu, 13 April 2014

22.29

Good bye my lonely.....

Apalah dayaku ini?
Mencoba menyerah terhadap perasaan ini, namun selalu gagal.
Mencoba tak mengingatnya lagi, tapi selalu gagal.
Bahkan untuk berhenti galau sejenak aku tak mampu!

Berkali-kali ku katakan.
Aku lelah,
Aku capek,
Aku menyerah,
Dan aku terlalu lemah untuk ini.
Tapi selalu tak bisa.

Cerita ini seperti sinetron yang tak ada habisnya, walaupun sang pemain utama sudah mati. Masih saja mengalir, mengalir, dan mengalir. Membuat cerita baru, cerita yang semakin hari kian memburuk bagiku. Mengapa selalu aku?
Mengapa selalu aku yang disudutkan?
Mengapa selalu aku yang di permainkan?
Mengapa selalu aku yang mendapat cerita sedih?
Mengapa harus aku yang tidak bisa merasakan kebahagiaan?

Mencoba berfikir positif atas ini semua. Tapi, tetap saja aku ingin berhenti dari cerita drama yang membosankan ini.
Berhenti? Apa aku ingin mati?
Tidak tidak, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin cerita drama ini selesai, dan berganti cerita baru dimana bukan aku yang mengalami hal menyedihkan itu.
Hm, seperti bertukar peran mungkin.

Entahlah, yang jelas setelah 3 hari kedepan aku ingin semua drama kehidupan ini berakhir. Bukan berarti aku ingin mati, aku hanya ingin sebuah keadilan dimana suatu saat aku yang menjalankan peran bahagia.

Hei, 3 hari kedepan?
Yaps. Will on three days ago be my sweetseventeen?

3 hari menjelang ulang tahunku yang ke-17. Aku masih merasa sendiri. Jenuh. Bosan. Dan galau.
Kata orang ulang tahun yang ke 17 itu biasa spesial. Biasanya.
Mengenai kebenarannya aku tidak tahu menahu, karena aku belum melewatinya.

I have one wish yang bisa dikatakan aneh. Aku ingin di ulang tahunku ke-17 itu, jodohku akan memberikan ucapan dan doanya di jam-jam terakhir menjelang pergantian hari. Entah dia datang, mengirim sms, bbm, atau apalah yang jelas dia yang memberiku ucapan paling terakhir.

Haha lucu bukan? Tapi ini keinginanku di ulang tahun yang identik dengan hadiah paling spesial. Sweetseventeen. Aku ngga berharap banyak mengenai hal ini, karena jika hasilnya beda aku akan merasakan kekecewaan yang begitu dalam.

Setelah hari bahagia itu berlalu, aku ingin semuanya berganti. Drama kehidupan ini berganti cerita.
Cerita dimana aku mendapat kebahagiaan yang selama ini aku inginkan, keseruan yang selama ini aku irikan.
Ya, aku ingin hidup bahagia dengan kedewasaanku. Entah apa yang akan aku lakukan nanti bersama kebahagiaanku. Dan kesendirianku, aku akan meninggalkannya bersama 16tahun usiaku yang lalu.

Aku benar-benar ingin berubah. Aku ingin merasakan betapa indahnya dan bergunanya aku selama hidup. Di kenal banyak orang melalui aksi positifku, mempunyai pasangan hidup yang selama ini aku impikan, menjadi seseorang yang selama ini aku cita-citakan. Dan semua yang aku inginkan ketika aku merasa sendiri, dulu.

Good bye my lonely, meskipun aku tau hanya kau yang setia menemaniku( kecuali Tuhan yang tak pernah meninggalkan aku)


Monday, April 14th 2014

H-3

WAW!! Setahun sudah aku menjadi pengagum rahasiamu yo, tapi sampai saat ini juga kamu tidak tahu. Bahkan H-3 sebelum aku 17tahun, kamu malah membuatku sakit teramat sakit dari luka-luka sebelumnya. Kamu mengacuhkan aku begitu saja! Dengan sikap dinginmu itu, lagi-lagi kau menghancurkan perasaan ini untuk kesekian kalinya.
Apa kau tak merasa menyakiti aku?
Wajar saja, kau bukan cowok peka !


Mengapa semua orang begini? Apa kalian tidak tahu bagaimana dan betapa hancurnya perasaanku.
Kenapaaaa?
Sakit!!

Seakan semua salahku!
Aku kenapa? Apa yang sudah aku lakukan?
Mengapa akhir-akhir ini semua orang sebal kepadaku?

Bahkan Yona, mulai menjauhiku L

Aku rapuh, aku lemah, ini hal yang menyakitkan selama aku ada!

Apa kalian lupa dengan ulangtahun ke-17 ku yang tinggal 2 hari lagi?
Aku yakin ini bukan skenario dari perencanaan surprise ultahku, karna aku yakin ultahku tidak akan seseru ultah sweetseventeen cewek remaja yang lain!

Ya, aku iri dengan mereka yang selalu bahagia di har ulangtahunnya, bahkan setelah mereka ulang tahun pun mereka masih merasakan bahagia.

Tapi mengapa tidak dengan akuuu?

Dibalik senyumku ini, aku menyimpan jutaan bahkan milyaran liter air mata yang siap untuk terjun disaat aku benar-benar sudah tidak kuat lagi. Saat ini aku sudah tidak kuat lagi! Tapi aku mencoba bertahan dan tidak membiarkan air mata ini jatuh. Percuma saja aku menangis, toh kalian semua tidak ada yang peduli kan?

Terimakasih semuanyaaa!
Terimakasih untuk kebahagiaannya.
Terimakasih juga untuk lukanya!
Aku bisa menerima itu semua, walaupun aku benar-benar sakit dan sudah tidak kuat lagi!


Mungkin aku kuat secara fisik, tapi tidak untuk hati dan perasaan. Aku cukup rapuh dan lemah untuk itu L




15 April 2014, 09.41

( H-2 )

Happy Anniversary 4th Magentha! :)

4tahun Magentha telah hadir menjadi Sahabat terbaik yang pernah ada.
4tahun bukanlah perjalanan yang mudah untuk dilalui bersama, apalagi semenjak 2tahun lalu berpisah satu dengan yang lain. Bukan jarak yang memisahkan kami, karena kapanpun kami ingin bertemu kami bisa bertemu kapan saja. Hanya sang waktu yang kerap kali memisahkan kami. Kegiatan yang begitu banyak yang mungkin dapat melupakan kami tentang adanya Magentha.
Tapi yang membuat Magentha bertahan adalah, rasa kepercayaan satu dengan yang lain. Tidak sedikit kali kami bertengkar, beradu argumen yang membuat kami sebal sendiri, tapi itu tidak pernah bertahan lama. Karena kami tau, itu hanya emosi sesaat.
Magentha sudah cukup dewasa sebagai Sahabat!
Mereka dapat memposisikan sebagai sahabat kapanpun dan dimanapun. Dalam artian, kami memang jarang bertemu semenjak  dua tahun lalu. Bahkan untuk menghubungi satu dengan yang lain jarang, kalau tidak ada keperluan. Tapi disinilah hebatnya Magentha, tidak pernah merasa sebagai bahan butuhan saja, mereka AKAN SELALU Ada satu dengan yang lain.
Menyediakan bahu mereka untuk kami yang sedang berada dititik paling bawah.
Menguatkan ketika salah satu mulai lemah.
Pendengar sejati saat yang lain sedang bercerita masalah mereka.
Pemberi nasehat paling ampuh saat ada masalah.
Dan yang terpenting, mereka Selalu Ada!
Itulah peran Sahabat Sejati. Bukan setia pada saat bertemu dan ada maunya saja, saat berjauhan pun masih saling mendoakan yang lain.

Teramat banyak kenangan hidup bersama mereka, suka duka, tawa tangis, semua hal yang bikin kami senang maupun sedih.
Ingin rasanya memeluk mereka, tertawa dan menangis bersama mereka.

4tahun itu bukan waktu yang singkat, butuh proses untuk menjadi sekarang ini. Proses untuk mengerti satu sama lain, sampai benar-nemar mengerti dan paham karakter masing-masing.
Itulah mengapa kami disebut Magentha, Keabadian Cinta dalam Persahabatan.
Biarlah kami berjauhan, tapi Persahabatan ini akan terus mengalir, bak ikan kecil di tengah samudra yang mencari hilir sungai. Tidak akan mungkin pernah berhenti sampai kami lelah dan raga kami diam tak bergerak J


Aku sayang kita :*
Terimakasih untuk 4tahun ini, kalian memang Sahabat Sejati yang pernah ada ({})
Love y’ll forever :*

Happy Anniversary 4th Magentha :*

Minggu, 06 April 2014

Forever Alone ~

Aku tau Tuhan, ini menyakitkan. Tapi apalah aku ini? Aku bukan siapa-siapa dan aku bukan apa-apa.
Aku tidak bisa apa-apa!

Sekarang, abang yang biasanya menemani aku pulang. Dia malah mengantar pacarnya.
Sahabat yang aku sukai, kini dia malah berpaling terhadap temanku sendiri.

Terus, bagaimana dengan aku?
Aku sendiri. Tanpa ada seorang teman yang setia disampingku.
Aku sendiri Tuhan! Meskipun aku tau bahwa Engkau selalu ada bersamaku, selalu dihatiku.
Tapi saat ini, aku ingin ada sosok nyata yang selalu ada disampingku. Kapanpun aku butuh dia.

Apakah aku selamanya sendiri?
Apakah memang ini sudah jalan Tuhan?

Saat yang lain sedang asyik bersama pasangan mereka, aku hanya bisa melihat mereka dengan persasaan iri.
Dari jauh, aku mencoba menyibukkan diriku dengan ponsel miniku yang lumayan update dengan teknologi masa kini.
Setidaknya aku masih bisa terhibur dengan musik dan medsos  yang tersedia.

Tapi, bagaimanapun juga aku masi merasa iri dengan mereka.
Apa aku tidak berhak bahagia dengan orang yang aku sayangi?
Aku juga ingin bisa bercanda seperti yang lain L

Kenapa aku tidak bisa?
Kenapa aku seperti orang asing yang tidak tau dan tidak mengenali lingkungan sekitarku.
Apa sesulit itu untuk aku dapat bahagia?

Yang aku tau, semua orang berhak untuk bahagia! Bahagia bersama orang yang mereka sayangi!

Tuhan, kalau boleh aku meminta, kalau boleh aku memohon. Aku ingin seseorang yang bisa menjadi orang terdekatku. Orang yang selalu ada dimanapun aku butuh dia. Orang yang selalu mengerti aku apapun kondisiku.
Terlebih aku ingin dia satu gereja dengan aku. Bukan untuk kesombonganku, tapi aku ingin dia bisa membahagiakanku saat semua teman di gereja sibuk dengan pacar mereka masing-masing.
Aku ingin sahabat seorang pria, yang menjadi pelayan Tuhan. Yang bisa sama-sama saling melengkapi dengan aku. Yang umurnya tidak jauh berbeda lebih tua dengan aku.

Aku sudah bosan dengan kesendirianku ini L aku lelah dengan drama kehidupan ini, dimana aku selalu menjadi peran dengan akting kesendirian.
Aku terlalu sakit untuk melihat dia yang kusuka, lebih dekat dengan temanku sendiri.

Aku bosan, lelah, capek, dan terlalu lemah untuk ini semua Tuhan. Bukannya aku tidak bersyukur dengan hidup ini. Aku bersyukur Engkau masih memberikan kesehatan yang lengkap selama aku hidup. Tapi saat ini, ijinkan aku mengeluh sebentar saja untuk mengungkapkan perasaan yang selama ini tersimpan dengan rapi.

Aku ingin semua beban yang selama ini aku simpan, beban yang aku pendam sendiri sedikit demi sedikit memudar dengan berjalannya waktu.


Aku yang selama ini terlalu lelah, mulai sekarang akan berhenti dari semua drama kehidupan yang menyudutkanku ini!





Laurenkrst,
Sunday, April 6th 2014

Rabu, 19 Maret 2014

Mellowness

Aku suka caramu berbicara
Tentang apa yang kau jelaskan kepadaku
Dengan panjang lebar
Karena aku masih terlalu kecil
Untuk mengetahui itu semua

Kau terlihat sangat dewasa
Ketia kau memberiku motivasi
Kau tak pernah bosan menasihatiku
Dan sekali lagi
Karena aku masih terlalu kecil
Untuk mengetahui itu semua

Kedewasaanmu memberikan kenyamanan tersendiri untukku
Yang belum pernah aku dapatkan
Dari semua orang yang ku kenal

Kau membuatku seperti spesial malam ini

Tapi kau terlalu jauh untuk ku gapai
Dan aku tak bisa meraihmu
Tapi aku merasa hal yang aneh ketika bersamamu
Apakah aku merasakan jatuh cinta kepadamu?

Memberi arti kedewasaan yang sesungguhnya
Dengan caramu sendiri
Dan aku bisa mencerna setiap perkataanmu itu

Sekarang aku telah mengagumimu
Lebih dari yang kau tau
Dan kau adalah orang yang selama ini aku cari

Aku menyukaimu :)