Sahabat itu
adalah teman dalam suka maupun duka, tapi tau batas dimana suatu saat ketika
teman dapat masalah kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar
teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri.
Seorang
sahabat tetap memberi ruang gerak
pribadi sebagai seorang manusia. Dan kita akan merasa dekat dengan dia walaupun
tidak bertemu dan tidak ada kontak dalam waktu yang lama .
Karena pada
dasarnya persahabatan itu timbul dari dalam hati. Tidak hilang walaupun dimensi
memisahkan jarak antara kita . kita harus mengakui bagaimanapun juga kita tidak
bisa menghilangkan dia dari hati kita. Dan tanpa teman kita tidak seperti
sekarang ini. Persahabatan bukan dinilai dari seberapa dalam kita tau, tapi
sedalam apa kita memahami orang tersebut.
“Saya tidak
berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan
terlalu besar. Saya hanya berharap suatu hari nanti jikalau dengar nama saya ,
kamu akan tersenyum dan berkata : Dia sahabat saya J “
Kawan,
Tahukah kamu berapa lama masa yang
kita lewati bersama ?
Aku tak ingin tau,
Karena kamu selamanya bagiku.
Bersamamu ,
Tangisku kan terurai menjadi
tawa
Dukaku kan terpecah menjadi
bahagia
Dan air mata yang terlanjur
jatuh ,
Takkan berubah
menjadi nestapa
Denganmu, kepenatanku tergilas
semua
Terkadang di satu waktu
Prasangka pernah menjauhkanmu
dariku
Tapi sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan lama
di kalbuku
Ku sadari aku terikat jauh
kedalam hatimu
Ingatlah kawan ,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku kamu dan kehidupan J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar